Halo sahabat selamat datang di website bekominihitachi.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Apakah Kecelakaan Fatal Crane Runtuh Dapat Dicegah? oleh - bekominihitachi.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Tower crane rentan kecelakaan (ilustrasi)

Kejadian crane ambruk di berbagai lokasi proyek kerap menjadi berita utama di media massa. Namun, penyelidikan tentang insiden-insiden ini sering menyimpulkan bahwa kecelakaan-kecelakaan itu dapat dicegah dengan proses keselamatan dan prosedur-prosedur operasi yang tepat. Insiden-insiden ini kerap berakibat fatal. Tidak hanya menyebabkan kerusakan pada properti-properti yang ada di sekitarnya, tetapi sering menyebabkan cedera, bahkan kematian.

Kita kutip beberapa kejadian yang pernah terjadi di Indonesia. Yang terbaru adalah truck crane yang terjungkal saat mengangkat potongan kayu Saman yang ditebang di pinggir jalan di daerah Malang, Jawa Timur. Alat itu tidak stabil saat mengangkat potongan kayu tersebut hingga akhirnya terjungkal. Beruntung, dalam  kejadian itu, tidak ada korban jiwa.

Di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, sebuah mobile crane ambruk dan menimpa kapal milik Distrik Navigasi Kelas II Semarang ketika sedang bekerja mengangkut blok beton. Sebagaimana  dilaporkan Detik.com (10/9/2019), insiden itu disebabkan karena crane itu tidak seimbang saat hendak mengangkat beton karena salah satu kakinya amblas.

Dua tahun lalu, tepatnya Rabu (31/10/2018), tiga pekerja proyek sebuah hotel di Jalan Singosari, Kota Semarang tewas akibat terjatuh dari ketinggian saat diangkut turun dengan menggunakan tower crane yang dioperasikan di proyek itu. Kecelakaan kerja tersebut terjadi akibat crane (jib) terputus.

Pada awal tahun 2013 (13/1/2013) tower crane di proyek pembangunan apartemen Green Lake View, Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan, roboh. Akibatnya, tiga pekerja bangunan tewas tergencet alat itu. Selain tiga orang tewas, satu pekerja lainnya dilaporkan mengalami luka berat.

Meski kerap terjadi insiden, sejauh ini belum tersedia data rinci mengenai kecelakaan kerja saat mengoperasikan crane di Indonesia. Namun, pemerintah mengakui kasus kecelakaan kerja di tanah air masih tinggi. Itu sebabnya, pemerintah terus mendorong penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di berbagai industri, termasuk di sektor konstruksi.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melaporkan baru-baru ini, pada periode 2018, kasus kecelakaan kerja mencapai 157.313 kasus. Sementara pada periode September 2019, ada sekitar 130.923 kasus kecelakaan kerja yang terjadi. Meski mengalami penurunan sekitar 26,4%, pemerintah terus mendorong penerapan K3 agar bisa menekan angka kecelakaan kerja secara signifikan.

Kita intip peristiwa-peristiwa kecelakaan crane di negara-negara lain dan bagaimana penyelidikan atas kejadian-kejadian ini. Salah satu insiden terbaru adalah runtuhnya tower crane di Seattle, AS pada April 2019 yang menewaskan empat orang. Tower crane, yang bekerja di kampus Google Seattle yang baru, runtuh menewaskan dua pekerja besi di lokasi kerja serta dua orang yang mengemudi di lokasi konstruksi.

Setelah diselidiki, para ahli menyimpulkan bahwa baut-baut dan pin-pin dilepas terlalu dini selama pembongkaran crane. Hal itu, ditambah dengan angin kencang, menyebabkan tower crane itu roboh. Pada Oktober 2019, para penyelidik di negara bagian Washington menyimpulkan bahwa para pekerja tidak mengikuti instruksi-instruksi pabrik dan bahwa kecelakaan dapat dihindari.

Hanya beberapa bulan kemudian pada Juni 2019, kejadian tower crane runtuh terjadi di Dallas. Dalam kecelakaan ini, sebuah crane konstruksi jatuh menimpa sebuah gedung apartemen dan sebuah garasi parkir ketika terjadi badai hebat disertai angin kencang. Satu orang meninggal dalam kejadian itu dan setidaknya lima lainnya terluka. Tetapi tower crane lain yang terpasang di lokasi bebas dari badai itu.

Berdasarkan hasil penyelidikan Occupational Safety and Health Administration (OSHA), seperti dilaporkan NBCDFW, pemilik crane lalai merampungkan inspeksi  crane itu sehari sebelum runtuh. Pemiliknya disalahkan karena gagal “melepaskan baut-baut yang berkarat dan bagian-bagian strutural lainnya dari tower crane itu yang sudah usang, meski seorang ahli crane mengatakan bahwa karat pada permukaan tidak ada hubungannya dengan keruntuhan crane ini.

Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) di AS, dari 2011 hingga 2015, sensus kecelakaan kerja yang berakibat fatal (Census of Fatal Occupational Injuries/CFOI)) dilaporkan mencapai 220 total kematian terkait crane. Selama periode waktu yang sama, 42% dari kecelakaan kerja fatal yang melibatkan crane terjadi di industri konstruksi swasta. Kontraktor khusus dan konstruksi teknik sipil dan berat mengalami cedera paling fatal yang melibatkan crane-crane dalam konstruksi swasta.

Pada tahun 2019, OSHA mencatat 16 kecelakaan crane yang melibatkan cedera atau kematian pada karyawan yang beroperasi atau bekerja di dekat crane. Statistik OSHA ini tidak memperhitungkan cedera atau kematian bukan karyawan.

Tips aman mengoperasikan crane

Tiang counter jib dan counterweight tower crane ini jatuh ke tanah (Foto: vertical.net)

OSHA, setelah mengetahui sebab-sebab kecelakaan kerja saat mengoperasikan crane, menegaskan bahwa insiden-insiden seperti ini dapat dicegah. Dikatakan bahwa konstruksi dan operasi tower crane merupakan pekerjaan yang berbahaya. Sebab itu, pastikan keselamatan dan pengoperasian yang benar. Ini merupakan awal terbaik untuk mengurangi dan/atau mencegah kecelakaan crane.

Berikut ini beberapa tips keselamatan mengoperasikan crane yang dikeluarkan oleh OSHA:

  • Crane-crane hanya boleh dioperasikan oleh personel yang berkualifikasi dan terlatih.
  • Orang yang kompeten yang ditunjuk harus memeriksa crane dan semua kontrol crane sebelum digunakan.
  • Pastikan crane berada pada permukaan dan level yang kokoh dan stabil.
  • Selama perakitan dan/atau pembongkaran jangan membuka atau melepas pin-pin kecuali bagian-bagian itu diblokir dan aman (stabil).
  • Perhatikan kapasitas grafik beban saat mengangkat. Jangan sampai melebihi (overload)
  • Jangan memindahkan dan/atau mengangkat beban di atas para pekerja.
  • Pastikan untuk mengikuti petunjuk-petunjuk pabrik saat mengoperasikan crane. (Dari berbagai sumber)

5 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Itulah tadi informasi mengenai Apakah Kecelakaan Fatal Crane Runtuh Dapat Dicegah? oleh - bekominihitachi.xyz dan sekianlah artikel dari kami bekominihitachi.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.